Selasa, 31 Mei 2011

Prabumulih Heboh dengan Video Mesum di Pondok

Sriwijaya Post - Kamis, 19 Mei 2011 22:07 WIB
Share |
IST
Berita Terkait

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH -- Warga Prabumulih kembali dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang diaktori dua pasangan muda. Video yang menunjukkan aksi mesum dua orang yang diduga masih pelajar di Kota Nenas itu turut diwarnai dengan aksi penggerebekan oleh warga.

Video dengan durasi 19 menit 51 detik itu berpindah dari ponsel ke ponsel. Diduga video itu sengaja disebar warga yang menggerebek karena keduanya telah mengotori kampung mereka.

Video berformat 3gp itu sendiri diduga diambil warga setempat saat akan memergoki keduanya melakukan aksi mesum di sebuah pondok yang berada di kebun karet. Kedua pelajar tidak mengetahui hal itu karena sudah dirasuki setan.

Saat sedang asyik bermesum ria, keduanya lalu digerebek warga. Pemeran wanita dan pria dalam video itu sontak cemas. Keduanya tidak bisa lagi mengelak karena tertangkap basah warga.

Dalam video itu juga, kedua aktor mengaku sengaja mencari pondok sepi untuk melakukan aksi mesum. Aksi itu sendiri sudah mereka lakukan selama dua kali. Pemeran wanita sendiri mengaku sebagai pelajar SMP.

Sementara pasangannya sudah tidak lagi bersekolah. Saat dipergoki, keduanya mengaku bertunangan. Namun anehnya pada akhir film aktor pria menyebut pasangannya wanita nakal. Pengakuan berubah-ubah juga diungkapkan aktor pria saat warga menanyakan alamat
rumahnya.

Awalnya pelajar yang diduga bersekolah di salah satu sekolah swasta di Prabumulih itu mengaku tinggal di Kelurahan Anak Petai. Pengakuan itu berubah saat warga yang memergokinya menanyakan alamat untuk kedua kalinya.

Ia mengaku tinggal tidak jauh dari Lapangan Prabujaya atau tepatnya di dekat minimarket waralaba kemudian berubah kembali di Perumahan Sukajadi tepatnya di depan SMA Negeri 3 Prabumulih. "Bapak aku Ir Iskandar, Pak," katanya.

Sementara pemeran wanita mengaku sebagai pelajar kelas II SMP swasta di Prabumulih. Sementara ia sendiri mengaku berasal dari Desa Talang Batu Kecamatan Prabumulih Selatan.

Kedua pelajar diminta bertanggungjawab karena telah mengotori desa warga. Keduanya diminta menikah untuk membersihkan kampung. Namun, pemeran pria menolak. Ia baru akan menikahi pemeran wanita yang mengaku bernama Lina usai tamat SMA.

Video itu sendiri sudah menghebohkan warga terutama pelajar di Kota Prabumulih. Apalagi pemeran wanita yang tertangkap basah oleh warga kemudian diketahui bukan bersekolah ditempat seperti yang diakuinya.
Penulusuran Sripoku.com, aktor wanita dalam video tersebut bersekolah di Madrasah Tsanawiyah Amal Bakti Prabumulih. Hal itu diakui Kepala Sekolah MTs Amal Bakti, Ali Nafiah SAg.

Ia menyebut pemeran wanita itu berinisial Ok, begitu sapaan akrabnya di sekolah baru saja selesai mengikuti Ujian Nasional (UN) dan tinggal menunggu pengumuman kelulusan.

Ok sendiri bukan warga asli Prabumulih. Ia dan kakak perempuannya tinggal di kost. Ia sendiri berasal dari Desa Tanjung Miring Kabupaten Ogan Ilir (OI). "Kita sebelumnya tidak tahu tentang video ini," kata Ali saat dikonfirmasi, Kamis (19/5/2001).

Sementara pemeran pria dalam video itu belum diketahui. Saat Sripoku.com menyambangi alamat yang disebutkan, pemilik rumah membantah hal itu. "Benar ini rumah Iskandar tapi bukan insinyur," kata pemilik rumah.

Pemilik rumah yang enggan menyebut namanya itu juga membantah aktor pria dalam video mesum itu anak mereka. Dari lima anaknya, tiga diantaranya sudah menikah. Sementara dua lagi masih kecil.

Terancam Tidak Lulus
Terkait hebohnya video mesum yang diperankan siswi MTs Amal Bakti itu, pihak sekolah berencana mengambil sikap tegas. Ok terancam tidak diluluskan dalam ujian tahun ini.

"Jika benar dia yang memerankan kita akan tunda kelulusannya sampai kasusnya selesai," kata Ali yang juga sekretaris yayasan di sekolah yang dipimpinnya.

Sikap itu diambil berdasarkan perintah Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) dimana siswa yang bermasalah usai pelaksanaan UN harus ditunda kelulusannya. Penahanan itu terkait munculnya permasalahan seperti tertangkap aksi coret-coret atau melakukan aksi mesum.
"Ini tidak bisa ditutupi lagi karena sudah menyebar," ujarnya.

Sekolah sendiri tidak bisa ikut campur terkait keterlibatan salah satu pelajarnya itu. Menurutnya, usaha pihak sekolah dalam mendidik pelajar agar tidak melakukan aksi yang melanggar agama sudah maksimal.

"Lagi pula aksi itu terjadi di luar jam sekolah. Kita hanya beban moral saja," ujarnya.

Terpisah, pihak keluarga pemeran wanita saat dikonfirmasi enggan berkata banyak. Evan yang mengaku keponakan pemeran wanita dalam video mesum menyebut, Okta sudah pulang ke desanya sejak seminggu yang lalu.

Sementara Wulan, kakak Ok saat dihubungi meminta agar permasalahan itu tidak terlalu dibesarkan. "Ini urusan keluarga," ujarnya ketus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar